Senin, 01 Oktober 2012


    • Project Factor
Merupakan hal yang penting bahwa pengembangan dan obyektifnya terdefinisi dengan baik dan diketahui secara jelas oleh semua anggota tim dan semua stakeholder utama. Jika hal ini tidak terlaksana dapat muncul resiko yang berkaitan dengan keberhasilan pengembangan tersebut. Dengan cara serupa, perencanaan kualitas yang formal dan telah disepakati harus dipahami oleh semua partisipan.  Jika perencanaan kualitas kurang baik dan tidak tersosialisasi maka  dapat mengakibatkan gangguan pada pengembangan tersebut.
    • Project Methods
Dengan mempergunakan spefikasi dan metode terstruktur yang baik pada manajemen pengembangan dan pengembangan sistem akan mengurangi resiko penyerahan sistem yang tidak memuaskan atau terlambat. Akan tetapi penggunaan metode tersebut untuk pertama kali dapat mengakibatkan problem dan delay.
    • Hardware/software Factor
Sebuah pengembangan yang memerlukan hardware baru untuk pengembangan mempunyai resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan software yang dapat dibangun pada hardware  yang sudah ada (dan familiar). Sebuah sistem yang dikembangkan untuk satu jenis hardware atau software platform tertentu jika dipergunakan pada hardware atau software platform lainnya bisa menimbulkan resiko tambahan (dan tinggi) pada saat instalasi.
    • Changeover Factor
Kebutuhan perubahan “all-in-one” kedalam suatu sistem baru mempunyai resiko tertentu. Perubahan secara bertahap atau gradual akan meminimisasi resiko akan tetapi cara tersebut tidak praktis. Menjalankan secara paralel dapat memberikan solusi yang aman akan tetapi biasanya tidak mungkin atau terlalu mahal.

    • Supplier Factor
Suatu pengembangan yang melibatkan organisasi eksternal yang tidak dapat dikendalikan secara langsung dapat mempengaruhi keberhasilan pengembangan.  Misal tertundanya  instalasi jalur telpon atau pengiriman peralatan yang sulit dihindari- dapat berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan.
    • Environment Factor
Perubahan pada lingkungan dapat mempengaruhi keberhasilan pengembangan. Misal terjadi perubahan regulasi pajak, akan mempunyai dampak yang cukup serius pada pengembangan aplikasi penggajian.
    • Health and Safety Factor
Ada satu isu utama yaitu faktor kesehatan dan keamanan dari partisipan yang terlibat dalam pengembangan software walaupun tidak umum (dibandingkan dengan pengembangan teknik sipil) yang dapat mempengaruhi aktifitas pengembangan.
Kesalahan estimasi
Beberapa pekerjaan lebih sulit untuk melakukan estimasi dibandingkan pekerjaan lainnya disebabkan karena terbatasnya pengalaman pada pekerjaan serupa atau disebabkan karena jenis pekerjaan tersebut. Pembuatan sebuah user manual merupakan langkah yang tepat yang dapat dipertanggungjawabkan dan sebagai bukti bahwa kita pernah mengerjakan tugas yang serupa sebelumnya. Dengan pengalaman itu seharusnya kita mampu untuk melakukan estimasi dengan lebih tepat mengenai berapa lama pekerjaan dapat diselesaikan dan berapa besarnya biaya yang dibutuhkan. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengujian dan penelusuran program dapat menjadi sesuatu hal yang sulit diprediksi dengan tingkat keakuratan yang serupa walaupun kita pernah membuat program yang serupa sebelumnya.
Estimasi dapat ditingkatkan melalui analisa data historis untuk aktifitas yang serupa dan untuk sistem yang serupa. Dengan menyimpan perbandingan antara estimasi semula dengan hasil akhir akan mengakibatkan beberapa tipe pekerjaan sulit diestimasi secara tepat.
Resiko ini terjadi jika perkiraan LOC pada kenyataan yang ada jauh melebihi LOC perkiraan pada perhitungan COCOMO, yang mengakibatkan berubahnya jadwal pengerjaan dan biaya operasional.
Asumsi perencanaan
Pada setiap tahapan perencanaan, asumsi perlu dibuat, jika tidak benar maka dapat mengakibatkan resiko tersebut beresiko. Misal pada jaringan aktifitas, aktifitas dibangun berdasarkan pada asumsi menggunakan metode desain tertentu dimana memungkinkan urutan aktifitas diubah. Kita biasanya membuat asumsi bahwa setelah coding, biasanya sebuah modul akan diuji dan kemudian diintegrasikan dengan modul lainnya. Akan tetapi kita tidak merencanakan pengujian modul yang dapat mangakibatkan perubahan desain awal. Hal ini dapat terjadi setiap saat.
Pada setiap tahapan pada proses perencanaan, sangat penting untuk memeperinci secara eksplisit semua asumsi yang dibuat dan mengidentifikasi apa pengaruhnya jika ternyata dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan yang sudah direncanakan.
Kemungkinan
Beberapa kemungkinan dapat saja tidak pernah terlihat dan kita hanya dapat menyakinkan diri kita sendiri bahwa ada sesuatu yang tidak dapat dibayangkan, kadang-kadang dapat terjadi. Akan tetapi biasanya jarang terjadi hal seperti itu. Mayoritas kejadian yang tidak diharapkan biasanya dapat diidentifikasi beberapa spesifikasi kebutuhan kemungkinan diubah setelah beberapa modul telah dikodekan, programmer senior meninggalkan pengembangan, perangkat keras yang diperlukan tidak dikirim tapat waktu. Beberapa kejadian semacam itu dapat terjadi sewaktu-waktu dan walaupun kejadian tersebut kemungkinan terjadinya relatif rendah akan tetapi kejadian tersebut perlu dipertimbangkan dan direncanakan.
Metode untuk evaluasi pengaruh ketidakpastian ini terhadap jadwal proyek:
    • Penggunaan PERT untuk evaluasi pengaruh ketidakpastian
PERT dikembangkan untuk menghitung estimasi ketidakpastian lingkungan terhadap durasi pekerjaan. PERT dikembangkan pada suatu lingkungan proyek yang mahal, beresiko tinggi dan kompleks. Metode PERT ini memerlukan tiga estimasi:
-      Most likely time
              Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam situasi normal dan diberikan simbol m.
-      Optimistic time
              Waktu tersingkat yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dan diberi simbol a.
-      Pessimistic time
              Waktu terlama yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dikarenakan berbagai kemungkinan yang masuk akal dan diberikan simbol b.
PERT mengkombinasikan ketiga estimasi tersebut untuk membentuk durasi tunggal yang diharapkan, te = a + 4m + b
    • Penggunaan durasi yang diharapkan
Durasi yang diharapkan dipergunakan supaya suatu forward pass dapat melalui sebuah jaringan; dengan mempergunakan metode yang sama dengan teknik CPM. Akan tetapi dalam hal ini, tanggal aktifitas yang dihitung bukan merupakan tanggal paling awal akan tetapi merupakan tanggal yang diharapkan dapat mencapai aktifitas tersebut. 
Jaringan PERT yang diperlihatkan pada gambar 3 memperlihatkan bahwa kita berharap proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 13,5 minggu- tidak seperti CPM yang tidak memperlihatkan tanggal paling awal untuk menyelesaikan proyek tersebut akan tetapi tanggal yang diharapkan (atau most likely). Salah satu keuntungan dari pendekatan ini adalah menempatkan sebuah emphasis dalam ketidakpastian di dunia nyata. 
Tabel 6.3 berikut ini memperlihatkan contoh estimasi durasi aktifitas yang memperkirakan durasi secara optimistic(a), pessimistic(b) dan most likeliy(m).

MANAJEMEN RESIKO

          Manajemen resiko adalah proses pengukuran atau penilaian resiko serta pengembangan strategi pengelolaannya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan resiko kepada pihak lain, menghindari resiko, mengurangi efek negatif resiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi resiko tertentu. Manajemen resiko tradisional terfokus pada resiko-resiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian serta tuntutan hokum). (Wikipedia)
          Manajemen resiko adalah rangkaian langkah-langkah yang membantu suatu perangkat lunak untuk memahami dan mengatur ketidak pastian (Roger S. Pressman).
Pada saat kita mengerjakan pengembangan perangkat lunak sering kita menghadapi berbagai situasi yang tidak nyaman seperti keterlambatan pengembangan atau pengeluaran biaya pengembangan yang melebihi anggaran. Hal ini dikarenakan kurang siapnya kita menghadapi berbagai kemungkinan resiko yang akan terjadi. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah ataupun meminimalkan resiko tersebut.
          Mengapa manajemen resiko itu penting? Sikap orang ketika menghadapi resiko berbeda-beda. Ada orang yang berusaha untuk menghindari resiko, namun ada juga yang sebaliknya sangat senang menghadapi resiko sementara yang lain mungkin tidak terpengaruh dengan adanya resiko. Pemahaman atas sikap orang terhadap resiko ini dapat membantu untuk mengerti betapa resiko itu penting untuk ditangani dengan baik.
Beberapa resiko lebih penting dibandingkan resiko lainnya. Baik penting maupun tidak sebuah resiko tertentu bergantung pada sifat resiko tersebut, pengaruhnya pada aktifitas tertentu dan kekritisan aktifitas tersebut. Aktifitas beresiko tinggi pada jalur kritis pengembangan biasanya merupakan penyebabnya.
          Untuk mengurangi bahaya tersebut maka harus ada jaminan untuk meminimalkan resiko atau paling tidak mendistribusikannya selama pengembangan tersebut dan idealnya resiko tersebut dihapus dari aktifitas yang mempunyai jalur yang kritis.
          Resiko dari sebuah aktifitas yang sedang berlangsung sebagian bergantung pada siapa yang mengerjakan atau siapa yang mengelola aktifitas tersebut. Evaluasi resiko dan alokasi staf dan sumber daya lainnya erat kaitannya.
Resiko dalam perangkat lunak memiliki dua karakteristik:
-      Uncertainty : tidak ada resiko yang 100% pasti muncul.
-      Loss : resiko berimbas pada kehilangan.
Dan resiko memiliki tiga kategori:
-      Resiko proyek : berefek pada perencanaan proyek.
-      Resiko teknikal : berefek pada kualitas dan waktu pembuatan perangkat lunak.
-      Resiko bisnis : berefek pada nilai jual produk
Contoh : Seorang programmer yang sangat pintar keluar. Resiko yang mana?

Langkah-langkah dalam manajemen proses adalah :
  1. Identifikasi resiko
Proses ini meliputi identifikasi resiko yang mungkin terjadi dalam suatu aktivitas usaha. Identifikasi resiko secara akurat dan komplit sangatlah vital dalam manajemen resiko. Salah satu aspek penting dalam identifikasi resiko adalah mendaftar resiko yang mungkin terjadi sebanyak mungkin. Teknik-teknik yang dapat digunakan dalam identifikasi resiko antara lain:
    • Brainstorming
    • Survei
    • Wawancara
    • Informasi histori
    • Kelompok kerja
Tipe-tipe resiko:
Untuk keperluan identifikasi dan mengelola resiko yang dapat menyebabkan sebuah pengembangan melampaui batas waktu dan biaya yang sudah dialokasikan maka perlu diidentifikasikan tiga tipe resiko yang ada yaitu:
    • Resiko yang disebabkan karena kesulitan melakukan estimasi.
    • Resiko yang disebabkan karena asumsi yang dibuat selama proses perencanaan.
    • Resiko yang disebabkan adanya even yang tidak terlihat (atau tidak direncanakan).
Beberapa kategori faktor yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
    • Application Factor
Sesuatu yang alami dari aplikasi baik aplikasi pengolahan data yang sederhana, sebuah sistem kritis yang aman maupun sistem terdistribusi yang besar dengan elemen real time terlihat menjadi sebuah faktor kritis. Ukuran yang diharapkan dari aplikasi juga sesuatu yang penting – sistem  yang lebih besar, lebih besar dari masalah error, komunikasi dan manajemennya.
    • Staff Factor
Pengalaman dan kemampuan staf yang terlibat merupakan faktor utama – seorang programer yang berpengalaman, diharapkan akan sedikit melakukan kesalahan dibandingkan dengan programer yang sedikit pengalamannya. Akan tetapi kita harus juga mempertimbangkan ketepatan pengalaman tersebut- pengalaman membuat modul dengan Cobol bisa mempunyai nilai kecil jika kita akan mengembangkan sistem kendali real-time yang komplek dengan mempergunakan C++.
 Beberapa faktor seperti tingkat kepuasan staf dan tingkat pergantian dari staf juga penting untuk keberhasilan sebarang pengembangan – staf yang tidak termotivasi atau person utama keluar dapat menyebabkan kegagalan pengembangan.


Minggu, 06 Mei 2012

Surat Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
 Manajer Sumber Daya Manusia 
PT. Permata Indah Berlian 
Jl. Seruling Senja No 45 Pasar Rebo Jakarta Timur.
 
   Dengan hormat, Bpk. Dwi Nurtanto asisten dibidang otomotif sesuai dengan iklan surat lamaran kerja dan iklan di PT. Permata Indah Berlian, menginformasikan membutuhkan seorang Manajer Pemasaran , dengan ini perkenankan saya mengajukan diri untuk bergabung serta menjadi bagian dalam 
Mengenai diri saya, dapat saya jelaskan sebagai berikut : 
 Nama                    : Gatty Novia A'Sachmi
 Tempat & tgl. lahir : Jakarta, 21 November 1992
 Pendidikan Akhir   : S2 Jurusan Ekonomi
 Alamat                  : Jl, Komp Guru SMA 71 Rt : 007 Rw :016 No : 007 Jakarta Timur 13440
 Telepon (HP)        : 081285547220
 e-mail                   : Novia_gaty@yahoo.com
Status Perkawinan : Belum Menikah  (single/nikah) 
 
Dengan Bahan Pertimbangan saya sudah mempunyai pengalaman kerja selama 5 tahun di PT.Astra Indonesia Sebagai Asisten Manajer Pemasaran ,dan Saya Pekerja Keras , Berdedikasi tinggi dan Disiplin Serta bersedia ditempatkan dimana saja.  Bersamaan Dengan Surat ini saya Lampirkan :
1. 1 Fotocopy Ijazah Pendidikan Terakhir 
2. 1 Fotocopy KTP 
3. 1 Pas photo 2x3 Berwarna
4. 1 Pas photo 4x6 Berwarna
5 1 Fotocopy SKCK
 
Demikian Surat Lamaran saya semoga dipertimbangkan Lamaran saya tersebut
 Terima kasih atas perhatian Bapak.
 
 Hormat saya, 

  
Gatty Novia

Ucapan Selamat

PT. ARMY QUARTZ Jalan Budhi Raya No.02 Kemanggisan, Jakarta Barat Telp 021-83704384, Fax 021-83704387 Email : gaty@yahoo..com 06 Mei  2012 Kepada Yth. Sdr Muhammad Rifai Jalan Tebet Barat Dalam No.43 Jakarta Selatan Perihal : Assalamualaikum wr.wb Ucapan Selamat atas kenaikan jabatan anda Dengan hormat, Saya Gatty Novia A'Sachmi selaku Manager dan atas nama seluruh karyawan serta jajaran direksi PT. ARMY QUARTZ mengucapkan selamat kepada Saudara Muhammad Rifai atas keberhasilan yang telah berhasil menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bagian Administrasi serta keberhasilan anda sebagai Sarjana Ekonomi di Universits Terbuka. Semoga saudara bisa menjalankan tugas dengan lebih baik dengan jabatan baru sebagai Kepala Bagian Administrasi. Sukses selalu untuk anda. Wassalamuallaikum.wr.wb

4 Mitos Salah Tentang Si Lajang

Tak hanya mitos cinta, mitos mengenai si lajang pun banyak beredar. Namun sekali lagi, yang namanya mitos itu tak sepenuhnya benar. Berikut ini beberapa mitos yang salah.

1. Lajang = Tidak laku

Banyak yang memiliki status lajang murni karena pilihannya. Banyak lajang yang tidak sempat mendapatkan pasangan karena karier yang terus melejit. Banyak juga lajang yang masih mencari pasangan yang tepat, walau banyak laki-laki yang menaruh ketertarikan padanya.

2. Lajang = Kesepian
Terkadang berstatus lajang justru memungkinkan seseorang untuk lebih bebas. Mereka bisa melakukan apa yang mereka suka, mengejar impian, tanpa ada seseorang yang membatasi. Jadi tak selamanya berstatus lajang itu berarti kesepian.

3. Lajang = Putus asa
Mungkin memang ada beberapa lajang yang terlihat putus asa, tapi banyak juga yang justru menikmati hidup. Menjadi lajang bukan merupakan akhir dunia.

4. Lajang = Takut komitmen
Tak selamanya seorang lajang takut akan komitmen. Mungkin saja mereka memang belum menemukan orang yang pantas untuk mendampinginya. Jadi jangan melulu berburuk sangka.

Nikmati masa lajang, maka cinta akan datang dan membahagiakan Anda.

Peluncuran Samsung Galaxy S III


Setelah rumor peluncurannya berkali-kali diberitakan, Samsung akhirnya mengumumkan secara resmi kehadiran Samsung GALAXY S III di ajang Samsung Unpacked 2012 di London. Samsung Galaxy S III ini menyusul HTC One X yang juga mengusung prosesor quad-core.

Samsung Galaxy S III

Dari sisi spesifikasi, smartphone Android kelas atas karya Samsung ini dipersenjatai Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich dan prosesor quad-core Cortex A9 1,4GHz dengan chipset Exynos 4212 Quad. Untuk layarnya, Samsung Galaxy S III menggunakan layar Super AMOLED HD (1280×720 pixel) berukuran 4,8 inci. Ini merupakan ukuran layar terbesar nomor 2 di jajaran Samsung Galaxy (setelah Galaxy Note).

Kinerja kamera juga mendapat perhatian khusus. Untuk kamera belakang, S III menghadirkan kamera 8 MP dengan fitur HDR, flash dan performa yang cepat tanpa lag. Sedangkan kamera depan telah mendukung resolusi 1,9 megapixel yang mampu merekam video HD. Baterai yang diberikan juga ditingkatkan kapasitasnya, yaitu mencapai 2100mAh.

Satu keistimewaan S III terletak pada pendekatan desain dan rancangannya yang lebih berorientasi pada pengguna. Galaxy S III dapat mengenali wajah, gerakan dan suara penggunanya.

Melalui fitur “Smart Stay”, kamera S III akan mendeteksi mata Anda dan menyesuaikan setting layar sesuai kegiatan yang sedang dilakukan. Juga ada fitur “S Voice” yang dapat mendengar dan menangkap ucapan Anda. Dengan “S Voice”, Anda bisa memutar lagu, mengatur volume, mengirim SMS dan email, mengatur jadwal atau mengaktifkan kamera, hanya dengan suara. Sekilas mirip fitur SIRI yang ada iPhone 4S.

Samsung Galaxy S III
Tapi karena belum mencobanya langsung, kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut. Fitur “Smart Alert” akan menerjemahkan gerakan Anda. Misalnya Anda sedang mengetik SMS tapi memutuskan ingin menelpon orang tersebut, cukup dekatkan S III ke telinga dan ponsel akan langsung menelpon orang tersebut. Saat Anda mengangkat telepon ini dari meja (setelah meninggalkannya beberapa waktu), Galaxy S III akan bergetar dan menampilkan daftar panggilan tak terjawab (bila ada) serta notifikasi lainnya.

Deretan fitur Galaxy S III masih berlanjut. Anda akan menemukan NFC, AllShare Cast (menghubungkan S III ke TV tanpa kabel), AllShare Play (berbagi file antar smartphone, tablet, PC dan TV), Group Cast (berbagi informasi yang ada di layar ke beberapa perangkat lain melalui jaringan Wi-Fi), S Beam (berbagi file hanya dengan menyentuhkan S III ke ponsel S III yang lain), Wi-Fi Channel Bonding (penggandaan bandwith jaringan Wi-Fi), Pop Up Play (memutar video di layar sambil menjalankan aplikasi lain seperti email atau web secara bersamaan).

Samsung Galaxy S III akan hadir dalam dua versi: versi LTE (khusus AS) dan versi HSPA+ (internasional). Teman-teman kita di Eropa akan mendapat kesempatan pertama untuk memilikinya pada akhir bulan Mei ini, disusul negara lain.

Untuk Indonesia, masih belum ada jadwal yang pasti. Sedangkan masalah harga, Samsung GALAXY S III akan dijual seharga 499 pounds atau sekitar Rp 7 juta.
Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital

dikutip dari : yahoo.com

Singa Berusaha Menerkam Bayi Dari Balik Kaca

Untung saja ada kaca pengaman. Jika tidak, bayi ini mungkin jadi santapan buat seekor singa di sebuah kebun bintang di Portland, Oregon.

Video di bawah ini menunjukkan seekor singa betina yang berusaha keras untuk mencakari kaca pengaman tebal. Bayi Jack sementara tampak tenang saja, bahkan tak melihat, upaya singa betina di belakangnya untuk menyantap dia.



Saat si singa afrika betina Kya berusaha menggigit kepala bayinya, ibu si bayi malah terdengar tertawa-tawa, mendorong Jack untuk menyapa, "Halo kucing kecil."

Direktur Kebun Binatang Oregon Kim Smith mengatakan pada KPTV bahwa singa-singa sering berinteraksi dengan anak-anak pengunjung kebun binatang dari balik kaca pelindung.

Kata Smith, singa ini menunjukkan perilaku khas predator. Bisa saja si singa mengira bayi Jack sebagai seekor anak zebra karena jaket hitam putih yang ia pakai.

dikutip : yahoo.com