Kamis, 31 Januari 2013

Flowchart Penutupan Klaim Asuransi Sun Life Financial Indonesia

ASURANSI SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA

ASURANSI SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA

Sejak 1995, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) telah menyediakan masyarakat Indonesia dengan program yang lengkap mulai dari produk-produk proteksi dan pengelolaan kekayaan, termasuk asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, dan perencanaan hari tua.
Setiap tahun Sun Life Financial Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan di pasar di mana kami beroperasi. Kami terus berupaya untuk meningkatkan produk-produk dan layanan-layanan kami demi memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah kami.      
Per 30 September 2012, tingkat Risk Based Capital (RBC) Sun Life Financial Indonesia adalah 295 persen (konvensional dan syariah) – jauh melampaui ketentuan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 120 persen, dengan aset Rp 5,11 triliun. Para karyawan serta agen kami telah bekerja keras untuk meraih kepercayaan nasabah, dan kami akan terus mengembangkan jalur distribusi keagenan dan non keagenan kami melalui bancassurance dan direct marketing/ telemarketing (DM/TM). Saat ini kami menyediakan berbagai produk inovatif melalui lebih dari 46 kantor pemasaran di 30 kota di Indonesia.
Sun Life merupakan bagian dari Sun Life Financial, salah satu organisasi keuangan terkemuka di dunia. Didirikan pada 1865 dan berkantor pusat di Toronto, Kanada, Sun Life Financial beroperasi di berbagai pasar kunci di seluruh dunia.
Ketentuan umum
Mata Uang: Rupiah
Usia Tertanggung: Anak – anak, 6 bulan – 22 tahun dan Dewasa, 18 – 52 tahun
Masa Pertanggungan: 8 tahun
Minimal Perawatan: 1 x 24 Jam
Cara Pembayaran: tahunan, semesteran, 3 bulanan dan bulanan
Metode pengajuan klaim: reimbursement (dapat menggunakan salinan kuitansi yang sudah dilegalisir)
Catatan:
Dapat dibeli untuk anggota keluarga inti. Pemilik Polis harus ikut sebagai tertanggung, kecuali telah memiliki rider HISR. Plan untuk anggota keluarga harus sama atau di bawah plan dari Pemilik Polis. Masing-masing anggota keluarga yang menjadi Tertanggung harus mengisi SPAJ tersendiri.




Tarif Polis Tahunan
          Umur                  Silver          Gold           Platinum
                                     (Rp)            (Rp)              (Rp)
 0 (6 bulan) - 17      1.500.000     2.100.000     3.000.000
 18 – 30                  1.800.000     2.580.000     3.960.000
 31 – 40                  2.280.000      3.120.000     4.500.000
 41 – 52                  2.700.000     3.600.000     5.400.000

Petunjuk Pembayaran Premi Asuransi
Pada tanggal 1 April 2011, PT Sun Life Financial Indonesia (“SLFI”) meluncurkan channel pembayaran baru yaitu Virtual Account CIMB Niaga (“VA”).
VA merupakan 13 digit nomor khusus yang diberikan secara otomatis kepada setiap pemilik polis SLFI yang tercatat memiliki metode pembayaran langsung (non auto debit rekening dan non auto debit credit card), untuk dicantumkan sebagai “Nomor Rekening Penerima Dana” pada saat melakukan pembayaran Premi Asuransi dan Top Up (hanya dalam mata uang Rupiah), melalui berbagai instrumen pembayaran Bank CIMB Niaga (ATM, Setor Tunai, Internet Banking, dll).
Layaknya rekening Bank pada umumnya, pemilik polis dapat melakukan setoran secara langsung dengan menggunakan VA di cabang CIMB Niaga, transfer dari cabang Bank lain, transfer melalui ATM CIMB Niaga, transfer melalui ATM Bank Lain dan juga transfer melalui Internet Banking.
Selain sebagai “Nomor rekening Penerima Dana”, nomor VA sekaligus sebagai informasi penting dalam proses rekonsiliasi di Departemen Collection dan Accounting. Dengan bantuan VA, Departemen Collection dan Accounting dapat mengidentifikasi dengan mudah pembayaran dari masing-masing pemilik polis karena nomor VA setiap pemegang polis adalah unik.
Nomor VA setiap nasabah adalah: 8599Dilanjutkan9DigitNoPolis (total: 13 digit), seperti contoh di bawah ini:
No. Polis: 123456789    No. Polis: MS1234567
No. VA: 8599123456789    Ubah huruf ”MS” menjadi angka ”77”
     No. VA: 8599771234567

Keuntungan Pembayaran melalui VA:
•    Pengkreditan dana langsung secara real time di rekening SLFI
•    Layanan VA dari Bank CIMB Niaga memungkinkan Anda melakukan pembayaran dari berbagai mekanisme alur penerimaan dana, termasuk:
o    Transfer dari Bank lain (SKN LLG/RTGS)
o    Setoran Tunai, Cek/Bilyet Giro atau Pemindahbukuan antar rekening Bank CIMB Niaga
o    Transfer dari ribuan ATM di Indonesia melalui ATM CIMB Niaga dan ATM Bank Lainnya (kecuali di ATM Non Tunai CIMB Niaga)
o    Transfer dana dari Internet Banking CIMB Niaga dan Bank lainnya.
Untuk informasi yang lebih detail dapat menghubungi Pusat Layanan Nasabah kami
Silakan mengunduh cara pembayaran Premi dan Top Up
1.Melalui VA CIMB Niaga(Page 1)
2.Melalui VA CIMB Niaga(Page 2)

SLFI akan memberikan hadiah menarik berupa merchandise SLFI bagi 100 pengguna pertama virtual account melalui Bank CIMB Niaga. Berikut adalah syarat dan ketentuannya:
1. Setiap pemilik polis hanya dapat memenangkan satu buah hadiah. Ketentuan ini berlaku untuk pemilik polis yang memiliki lebih dari satu polis, atau pemilik polis yang melakukan top up berkali-kali.
2. Daftar pemenang akan dimumkan melalui website SLFI, pada tanggal 30 Juni 2011
3. Hadiah akan dikirimkan ke alamat pemilik polis yang tercatat di SLFI.
---------------------
Cara Menutup Polis Asuransi
Cara menutup polis SLFI adalah dengan pertama2 menghubungi Customer Service SLFI. Adapun persyaratan pembatalan polis adalah mengembalikan buku polis, mengisi form penebusan polis, melampirkan copy KTP/SIM yang masih berlaku dan melampirkan copy buku tabungan pemilik polis apabila terdapat nilai penebusan polis.




Cara mendaftar menjadi nasabah :
Calon nasabah dapat menghubungi kantor cabang penjualan terdekat atau menghubungi Customer Service SLFI dalam setiap buku polis terdapat item-item :
•    Nama pemilik polis,
•    Nama tertanggung,
•    Uang Pertanggungan,
•    Premi dan masa pembayaran,
•    Jenis produk & manfaat,
•    Masa berlaku polis dan juga nama ahli waris
•    Terdapat juga ketentuan umum polis yang dilampirkan dengan ringkasan polis.

Nama :
Adhitya Ramadhan Dwi Putra
Gatty Novia A'Sachmi
Ryan Firdaus

Untuk lebih jelasnya silahkan klik di web ini www.sunlife.co.id

Senin, 10 Desember 2012

UKM Es pisang hijau dan Resikonya

Satu lagi kuliner lezat yang dimiliki Indonesia yaitu es pisang ijo? Pernah mencicipi es ini, bagaimana rasanya?? Es Pisang Ijo merupakan salah satu makanan kuliner khas dari Makasar. Namun untuk mencicipi kelezatan es pisang ijo ini, kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Makasar. Dalam waktu singkat es pisang ijo memang telah menyebar ke beberapa daerah di Indonesia, dan ternyata mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat.
Es pisang ijo terbuat dari pisang raja atau kepok, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan atau pasta pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut, kacang goreng/sangrai yang ditumbuk kasar  dan sirup. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan.
Es pisang ijo memang cukup popular di banyak daerah selain daerah aslanya Makasar dan kemungkinan besar di bulan ramadhan ini, popularitas es pisang ijo akan semakin naik. Rasanya yang segar, manis, dan mengenyangkan sangat cocok sebagai teman untuk berbuka puasa. Tidak ada salahnya apabila Anda mau mencoba mengambil peluang usaha es pisang ijo di saat bulan ramadhan. Menghadirkan es pisang ijo sebagai jajanan berbuka puasa bisa menjadi suguhan baru yang menarik disamping kolak, es buah, bubur kacang hijau yang sudah biasa menjadi jajanan berbuka puasa. Ya…bisnis makanan memang akan selalu menarik untuk dilirik. Pasarnya jelas dan luas, tinggal bagaimana kegigihan usaha kita dan semangat untuk selalu berusaha mencari dan berkreasi. Risiko yang sering kali muncul di awal usaha es pisang ijo adalah jumlah pembeli yang idak terlalu banyak. Hal ini terjadi karena di beberapa wilayah di Indonesia, jenis menu ini belum terlalu populer. Oleh karena itu, Anda harus aktif mempromosikan usaha kepada calon konsumen di sekitar tempat usaha Anda. Menyebarkan brosur, flyer, atau leaflet di depan dan di sekitar lokasi usaha yang memang dijadikan tempat lalu lalang banyak orang adalah salah satu caranya. Selain itu, pajang juga foto es pisang ijo di spanduk atau papan nama usah, sehingga dapat menarik minat dan selera orang untuk membelinya.

sumber : google.com

Pengertian Peril, Hazard dan Loss

Peril adalah Peristiwa - peristiwa yang apabila terjadi dapat menimbulkan kerugian/loss.
Hazard adalah suatu keadaan atau kondisi yang dapat memperbesar kemungkinan terjadinya suatu perils
Loss adalah kerugian yang diderita seseorang baik atas diri, keluarga ataupun harta miliknya akibat suatu peristiwa (Peril).
Jenis Hazard ada 4:
  1. Physical Hazard adalah suatu kondisi yang bersumber pada karakteristik secara fisik dari suatu obyek yang dapat memperbesar terjadinya peril.
  2. Moral Hazard adalah suatu yang bersumber dari mental seseorang atau suatu pandangan hidup seseorang serta kebiasaannya yang dapat memperbesar suatu peril.
  3. Morale Hazard adalah walaupun pada dasarnya tidak ada satu orang pun yang mau menderita kerugian, namun ketika telah mendapat jaminan atas diri atau harta miliknya seringkali bertindak ceroboh, tidak berhati-hati dalam mengelola modal.
  4. Legal Hazard adalah mengabaikan serta melanggar peraturan - peraturan yang melindungi debitur sendiri dari peril, sehingga dapat memperbesar peril. ( sumber : google.com)

INVESTASI: PROSES, TINGKAT KEUNTUNGAN & TINGKAT RISIKO

Proses Investasi
Husnan (1998) menjelaskan bahwa proses investasi menunjukkan bagaimana pemodal seharusnya melakukan investasi dalam sekuritas yaitu menyangkut sekuritas yang akan dipilih, seberapa banyak investasi tersebut, dan kapan investasi tersebut akan dilakukan. Oleh karena itu, untuk mengambil keputusan tersebut maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Menentukan kebijakan investasi
  2. Analisis sekuritas
  3. Pembentukan portofolio
  4. Melakukan revisi portofolio
  5. Evaluasi kinerja portofolio
Tingkat Keuntungan
Halim (2002) menjelaskan tingkat keuntungan atau return sebagai imbalan yang diperoleh dari investasi. Return ini dibedakan menjadi dua, pertama return yang telah terjadi (actual return) yang dihitung berdasarkan data historis, dan kedua return yang diharapkan (expected return) akan diperoleh investor di masa mendatang. Komponen return meliputi :
1.      Capital gain
Merupakan keuntungan (kerugian) bagi investor yang diperoleh dari kelebihan harga jual (harga beli) di atas harga beli (harga jual) yang keduanya terjadi di pasar sekunder.
2.      Yield
Merupakan pendapatan atau aliran kas yang diterima investor secara periodik, misalnya berupa dividen/bunga.
Karena return saham merupakan suatu pengharapan atau ekspektasi, maka keputusan yang akan diambil oleh para investor lebih banyak didasarkan pada perkiraan tingkat return yang diharapkan (expected return). Faktor utama yang mempengaruhi besarnya expected return adalah tingkat risikonya (degree of risk)
Tingkat Risiko
Risiko yaitu besarnya penyimpangan antara tingkat pengembalian yang diharapkan (ER) dengan tingkat pengembalian yang dicapai secara nyata (actual return). Semakin besar penyimpangannya berarti semakin besar tingkat risikonya (Halim, 2002).
Apabila dikaitkan dengan preferensi investor terhadap risiko, maka risiko dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Investor yang suka terhadap risiko (risk seeker)
Merupakan investor yang apabila dihadapkan pada dua pilihan investasi yang memberikan tingkat pengembalian yang sama dengan risiko yang berbeda, maka ia akan lebih suka mengambil investasi dengan risiko yang lebih besar.
2. Investor yang netral terhadap risiko (risk neutrality)
Merupakan investor yang akan meminta kenaikan tingkat pengembalian yang sama untuk setiap kenaikan risiko.
3. Investor yang tidak suka terhadap risiko (risk averter)
Merupakan investor yang apabila dihadapkan pada dua pilihan investasi yang memberikan tingkat pengembalian yang sama dengan risiko yang berbeda, maka ia akan lebih suka mengambil investasi dengan risiko lebih kecil.
Menurut Siamat (1999) menjelaskan bahwa risiko investasi di pasar modal pada prinsipnya semata-mata berkaitan dengan kemungkinan terjadinya fluktuasi harga (price volatility). Halim (2002) menjabarkan bahwa risiko-risiko yang mungkin dapat dihadapi investor tersebut antara lain sebagai berikut :
1. Risiko bisnis (business risk)
Yaitu risiko yang timbul akibat menurunnya profitabilitas perusahaan emiten.
2. Risiko likuiditas (liquidity risk)
Risiko ini berkaitaan dengan kemampuan saham yang bersangkutan untuk dapat segera diperjual-belikan tanpa mengalami kerugian yang berarti.
3. Risiko tingkat bunga (interest rate risk)
Yaitu risiko yang timbul akibat perubahan tingkat bunga yang berlaku di pasar.
4. Risiko pasar (market risk)
Yaitu risiko yang timbul akibat kondisi perekonomian negara yang berubah-ubah dipengaruhi oleh resesi dan kondisi perekonomian lain.
5. Risiko daya beli (purchasing power-risk)
Yaitu risiko yang timbul akibat pengaruh perubahan tingkat inflasi, dimana perubahan ini akan menyebabkan berkurangnya daya beli uang yang diinvestasikan maupun bunga yang diperoleh dari investasi.
6. Risiko mata uang (currency risk)
Yaitu risiko yang timbul akibat pengaruh perubahan nilai tukar mata uang domestik dengan mata uang negara lain.
Referensi:
Halim, A., (2003), Analisis Investasi, Salemba Empat, Jakarta.
Husnan, S. (1998), Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas, Edisi Ketiga, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.
Jogiyanto. (2000), Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta.
Siamat, D. (1999), Manajemen Lembaga Keuangan, Edisi Kedua, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Tandelilin, E., (2001), Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.

Resiko Usaha

RESIKO USAHA
MACAM – MACAM RESIKO USAHA:
BARANGNYA TIDAK LAKU
TIDAK BISA TERBAYAR
TIDAK BERMAFAAT BAGI KONSUMEN
BENCANA ALAM ( KEBAKARAN, LONGSOR )
PENCURIAN, PENIPUAN
KREDIT MACET
UTANG BESAR TIDAK TERBAYAR
PEMOGOKAN KARYAWAN
SABOTASE TERHADAP USAHA
HARGA BARANG TERUS NAIK
PERSAINGAN GLOBAL
KACAUNYA MANAJEMEN PRODUKSI
GEJOLAK POLITIK
SULIT MENCARI BAHAN BAKU
PENJUALAN YANG RENDAH
USAHA YANG TERSENDAT

MEMPERKECIL RESIKO:
KEAHLIAN DALAM MENGAMBIL RESIKO
RESIKO YANG DIKETAHUI SEBELUMNYA
RESIKO PERTENGAHAN USAHA
INISIATIF DAN INOVATIF
ASURANSI
KERJA PRESATIF DAN ANTUSIASME

SEORANG WIRAUSAHA : KETIKA MENETAPKAN SEBUAH KEPUTUSAN, SADAR BAHWA RESIKO BAKAL DIHADAPINYA

WIRAUSAHA : PENENTU RESIKO, BUKAN PENANGGUNG RESIKO

KEMAMPUAN MENGAMBIL RESIKO USAHA :
KEYAKINAN PADA DIRI SENDIRI UNTUK SUKSES
KEMAMPUAN MENGHADAPI RESIKO
KEMAMPUAN MENILAI RESIKO SECARA REALISTIS
KESEDIAAN UNTUK MENGUBAH KEADAAN

EVALUASI BAGI WIRAUSAHA :
APAKAH RESIKO SEPADAN DENGAN HASIL USAHA?
APAKAH RESIKO ITU BISA DIKURANGI ?
INFORMASI USAHA ATAU BISNIS APA YANG DIPERLUKAN SEBELUM PENGAMBILAN RESIKO ?
PERSIAPAN APA SEBELUM MENGAMBIL RESIKO?
SIAPA SAJA YANG DAPAT MEMBANTU MENGAMBIL RESIKO?
APAKAH ADA RASA TAKUT DALAM MENGAMBIL RESIKO ?
SUDAHKAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA UNTUK MENCAPAI TUJUAN USAHA ?

PROSEDUR PEGAMBILAN RESIKO :
TUJUAN DAN SASARAN RESIKO USAHA
JIKA RESIKO USAHA YANG MUNCUL SESUAI DENGAN ASAS TUJUAN DAN SASARANNYA, MAKA PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAPAT DITERUSKAN DENGAN MELAKUKAN PENAKSIRAN ALTERNATIF YANG MENGUNTUNGKAN
MENELITI ALTERNATIF RESIKO USAHA
MENGADAKAN SURVEI ATAS BERBAGAI ALTERNATIF. ALTERNATIF HARUS TERPERINCI
MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN SEBUAH ALTERNATIF
MENYUSUN SEBUAH RENCANA UNTUK MELAKSANAKAN ALTERNATIF USAHA
TAKSIRAN RESIKO USAHA
A. MENETAPKAN KEBUTUHAN PADA TINGKAT PERMINTAAN
B. MEMBELI ALAT – ALAT PRODUKSI YANG CUKUP UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN KONSUMEN
C. MENYEWA ALAT – ALAT PRODUKSI
D. MENSUBKONTRAKAN
MENGUMPULKAN INFORMASI RESIKO USAHA
APAKAH TERDAPAT PASAR – PASAR BARU JIKA KEGIATAN PERSAINGAN MENGURANGI BAGIAN PASAR YANG ADA SEKARANG ?
MODIFIKASI PRODUK DAPAT MENDORONG ADANYA KENAIKAN KONSUMEN ?
APAKAH SUBKONTRAK MENAIKAN HARGA JIKA PRODUKSI BERTAMBAH
BISAKAH PERALATAN MESIN PRODUK DMODIFIKASI DENGAN MUDAH UNTUK MEMBUAT PRODUK – PRODUK LAINNYA

RESIKO USAHA LAIN:
PENDAPATAN YANG TIDAK PASTI
RESIKO KEHILANGAN SELURUH INVESTASI
KERJA LAMA DAN KERJA KERAS
MUTU HIDUP RENDAH SAMPAI SUDAH MAPAN
KETEGANGAN MENTAL YANG TINGGI
TANGGUNG JAWAB PENUH

dipos dari sumber : google.com

Senin, 29 Oktober 2012

Magang Kerja

Kali ini saya dianjurkan untuk melakukan magang kerja yang sesuai dengan jurusan manajeman keuangan , saya membuat surat keterangan yang telah disediakan oleh studentsite saya mengajukan banyak tempat magang ada kira-kira sekitar 8 tempat magang yang saya ajukan hmmm banyak tantangan yang saya lewati saat saya mengajukan magang kerja , banyak pengalaman yang saya dapat pula saat mencari tempat magang ternyata mencari tempat magang tidak semudah yang saya bayangkan , banyak perusahaan yang tidak memberikan jawaban saya dibolehkan magang atau tidaknya , akhirnya saya pun putus asa karena teman-teman saya telah mendapatkan tempat magang . terakhir saya mengajukan dikantor pelayanan pajak pratama jakarta duren sawit dengan harapan tipis sekali karena menunggu jawabannya pun agak sedikit lama sekitar 2 minggu akhirnya jawaban dari kantor pusatpun dtng saya diterima magang disana saya meminta ditempatkan dibagian penagihan dengan judul yang saya ambil tentang penagihan pajak, semua pegawainya ramah dan friendly sm anak-anak yang magang disini. banyak pelajaran yang saya ambil dalam magang kerja dikantor pelayanan pajak pratama ini :) thanks kpp pratama jakarta duren sawit :)